Piye nek riyoyo nko.. nggawe kaos...tapi bukan reuni... jadi yo tagnya:
[bukan] REUNI .....
Hayooo, siapa yang mau usul, komentar, nanggepi, and donatur..tur...hehe
sebagai sarana informasi dan komunikasi antar alumnus '89 sman kertosono di jagad maya
Senin, 21 Juni 2010
Jumat, 19 Maret 2010
Dari Suatu Masa dari Suatu Tempat
Judul diatas aku kutif dari judul novel karya Asrul Sani, akan tetapi bukan menceritakan novelnya atau terkait dengan seluk beluknya isi novelnya, aku hanya mengambil nuansa dari susunan yang dibangun dari rangkaian kata-kata dari judul itu - yang menunjukkan suasana - kita berada di suatu masa di suatu tempat - tetapi apa, mengapa dan bangaimana suasana waktu itu seolah menjadi misteri. Begitu pula, bila temen-temen melihat foto di bawah ini, maka akan jelas memperlihatkan suasana dimasa SMA, namun kapan, dalam peristiwa apa, aku bener-bener tidak ingat. Yang jelas ini adalah koleksi dari temen kita Wahyu Pito Supeni, yang aku peroleh dari kakaknya mbak Widi. (Trim berat ya mbak Widi).
Lalu dari kiri kanan terlihat : Hendri Lismono Tri Arisdianto, Wahyu Pito Supeni, Eti (PG Lestari), Sri Wiyanti Pujiastuti, Anang Subekti, (aku) Slamet Bagio dan beberapa temen (klo yang methingkrang itu siapa??). Nah, ada megaphone ditanganku. Untuk tujuan apa ada megaphone sampai detik ini aku masih belum dapat mengingat peristiwa itu.Namun ada yang menarik dari foto ini yakni adanya tanda pengaruh kebudayaan pop waktu itu yang mempengaruhi tampilan kita, antara lain;
- model rambut yang terpengaruh dengan gaya rambut Mel Gibson (film Mad Max) dicampur dengan gaya Lupus - sampe sampe dikasih klerak (buah yang biasanya buat ccuci baju batik) biar awet dan tidak berubah/awut-awutan bila kena angin,
- jas tipis dilipet lengannya sampai siku - niru gaya poster (biasanya liat di tempat chasun irwan /kakaknya yang jualan poster di trotoar,
- kerah baju menantang langit (tegak) - kadang dimasukkan kawat di dalam kerahnya...
- sepatu pantofel yang diinjek ala Rolling Stone (disalah satu posternya dia bergaya sambil mengenakan pantofel diinjak bagian belakang ala sandal), atau ada yang memakai sepatu brok ala militer (padahal waktu aku gak bisa beli sepatu, ya sepatu kerja bapak (satpam) aku pakai.....hehe), yang parah ada temen yang gak punya pantofel, sepatu olah raga (kets) pun jadilah, diinjek belakangnya juga..hehe.
- celana panjang yang ujung celananya mengecil (juga pengaruh Rolling Stone, Wham dan ala punk) - sampai sampai klo memasukkan kaki harus pake plastik biar licin....
Itulah kesan kuat yang aku tangkap tentunya dari sisi lain dari peristiwa yang diabadikan di dalam foto tersebut. Dan, itupun dari sudut pandang laki-laki, lha apa yang diidolakan cewek waktu itu justru kayaknya kok kaum adam waktu itu nggak peduli, mengingat ego kita lebih memilih kebutuhan akan aktualisasi dalam mencari idola-idola.....atau patron-patron baru, karena dalam kehidupan sehari-hari kita waktu itu toh tidak punya figur yang baru, misalnya presidennya ya itu-itu juga, menterinya ya itu-itu juga..informasi hanya via 1 stasiun TV yakni TVRI, jadi adanya poster para bintang dunia yang dijual olah Chasun / kakaknya menjadi acuan kita untuk memacak-macakkan diri. Terima kasih dan salut buat Chasun yang menyediakan acuan mode kala itu...hehe
Mungkin ada para sohib yang berpandangan lain, monggo dipersilahkan...dipun komentari... nuwun
[pak bon]
Mungkin ada para sohib yang berpandangan lain, monggo dipersilahkan...dipun komentari... nuwun
[pak bon]
Label:
ala lupus,
ala Mel Gibson,
ala punk,
ala rolling Stone
Rabu, 17 Maret 2010
Komunikasi Sporadis via OL
sebuah komunikasi yang terjalin secara sporadis, kadang dengan tenjadi begitu saja, saat sedang On line, pas buka email atau ym atau via sms. kenapa dikatakan sporadis dan cenderung berkonotatif kewilayahan. memang diantara temen2 yang meakukan komunikasi bermastautin atau bertempat tinggal atau berkarya di wilayah yang tersebar, sehingga mau tak mau akan terjadi komunikasi secara sporadis; jakarta-bandung-surabaya-serang-tasik, atau kadang jakarta-surabaya-bandung, atau surabaya-bandung atau kombinasi dari beberapa tempat itu. kadang bila pas lagi beruntung-karena memang temen2 ini jarang on line sesuai dengan ritme kita pada umumnya-seperti tuska, hayu (usa dan Aussie), dan kadang temen berada di bagian indonesia lainnya.
komunikasi sporatis merupakan percikan-percikan ikatan emosional diantara sohib. dan sungguh sangat-sangat dimengerti bila kadang, komunikasi itu dalam jam kerja kantor, sehingga maaf beribu maaf, akan sedikit mengusik kinerja temen-temen. moga ada permaafan dalam aktifitas ini.
dengan adanya komunikasi niscaya ada informasi, kadang sekedar tegur sapa, kelakar, mengingat masa dulu, sekedar nimbrung atau bahkan sampai yang serius. kabar-kabar ini kita anggap sebagai suatu informasi yang serius, meski sekedar ...ucapan "heheheh"...kenapa demikian, ini tentunya berhubungan dengan keterbatasan sarana komunikasi yang ada dan yang lebih utama faktor keberuntungan bisa kumpul di arena ' bicara tanpa ucap' dalam ranah maya [jangan dianggap infonya juga maya lho].....
sependek apapun kata yang terketik, merupakan kerja fisik dan rasa kita, untuk ikut menyemarakkan suasana keakraban, suasana mewahnya bertemen.... dan memang tidak semua komunikasi dan informasi haruslah membuat dan berakhir puas...klo berakhir puas [emangnya alat pemuas], justru tidak akan mencoba-dan mencoba untuk bertemu di ranah maya ini....kita ciptakan ketagihan saja ya.....[tapi bukan narcoba =mencoba neraka..hehe]
terima kasih bagi: ida, eko, budiarto, wardoyo, wiwin, denny, luwak, salim, fris, hayu, kokok dan temen2 semua .....yang sering menyambar-nyambar dalam udara maya ini.....moga silahturahmi tetap ada diantara kita....alumnus sman kertosono....
cerio, adios amigos...
[pak bon]
komunikasi sporatis merupakan percikan-percikan ikatan emosional diantara sohib. dan sungguh sangat-sangat dimengerti bila kadang, komunikasi itu dalam jam kerja kantor, sehingga maaf beribu maaf, akan sedikit mengusik kinerja temen-temen. moga ada permaafan dalam aktifitas ini.
dengan adanya komunikasi niscaya ada informasi, kadang sekedar tegur sapa, kelakar, mengingat masa dulu, sekedar nimbrung atau bahkan sampai yang serius. kabar-kabar ini kita anggap sebagai suatu informasi yang serius, meski sekedar ...ucapan "heheheh"...kenapa demikian, ini tentunya berhubungan dengan keterbatasan sarana komunikasi yang ada dan yang lebih utama faktor keberuntungan bisa kumpul di arena ' bicara tanpa ucap' dalam ranah maya [jangan dianggap infonya juga maya lho].....
sependek apapun kata yang terketik, merupakan kerja fisik dan rasa kita, untuk ikut menyemarakkan suasana keakraban, suasana mewahnya bertemen.... dan memang tidak semua komunikasi dan informasi haruslah membuat dan berakhir puas...klo berakhir puas [emangnya alat pemuas], justru tidak akan mencoba-dan mencoba untuk bertemu di ranah maya ini....kita ciptakan ketagihan saja ya.....[tapi bukan narcoba =mencoba neraka..hehe]
terima kasih bagi: ida, eko, budiarto, wardoyo, wiwin, denny, luwak, salim, fris, hayu, kokok dan temen2 semua .....yang sering menyambar-nyambar dalam udara maya ini.....moga silahturahmi tetap ada diantara kita....alumnus sman kertosono....
cerio, adios amigos...
[pak bon]
Jumat, 22 Januari 2010
Pansus Reuni 89 apa kabarmu?
Sekitar tiga bulan ini sepertinya masa reses [kayak anggota DPR aja] atau mungkin agak melelahkan baik karena urusan kerja kita masing-masing, atau mungkin urusan keluarga, atau mungkin kita sedang nikmati masa liburan, sehingga blog ini seolah-olah libur juga. Bahkan tegur sapa dan ucapan "Selamat Natal", "Selamat Tahun Baru Hijriyah", " Selamat Tahun Baru Masehi" pun tak sempat kita tuliskan di blog ini... Dan, untuk menebusnya tulisan ini dapat dianggap sebagai bentuk lain ucapan itu sekaligus permakluman...hehe.
Namun, sebenarnya tidak juga, mungkin blog ini sepi tapi di facebook, YM, GT bahkan HP-HP kita masih berdering, kita masih saling tuker informasi, masih silahturahmi. Jadi gampangnya kita lagi boring dengan blog ini aja....
Dalam beberapa silahturahmi akhir-akhir ini, temen2 banyak yang nanya ke aku, baik dari masalah biasa sampe luar biasa, misalkan, tanya liburan ke Kertosono apa nggak? tanya temen kita si fulan bagaimana, sering ketemu apa tidak? tanya siapa sekarang dimana? bahkan ada temen kita yang ingin adanya wadah semacam paguyuban.... Yang aku tahu aku jawab dan aku informasikan, yang tidak justru mungkin aku yang balik bertanya. Dari sini, aku [yang waktu reuni tahun lalu tidak bisa hadir] begitu takjub akan masih eratnya silahturahmi itu, namun aku sampaikan juga, bahwa mau wadah paguyuban atau organisasi lain, aku hanya menyarankan ya pakai yang ada, yang informal itu dulu aja diperkuat, klo memang nanti semangat kita semakin besar insyalloh akan menjadi juga...
Ternyata menjaga agar minimal setiap bulan di blog ini ada tulisan saja, membutuhkan tenaga ekstra dan kegigihan di sela kegiatan kita....Tapi insyaalloh akan selalu aku upayakan untuk tetap memposting blog ini. Mohon temen2 kontributor berilah warna blog ini.
[pak bon]
Ternyata menjaga agar minimal setiap bulan di blog ini ada tulisan saja, membutuhkan tenaga ekstra dan kegigihan di sela kegiatan kita....Tapi insyaalloh akan selalu aku upayakan untuk tetap memposting blog ini. Mohon temen2 kontributor berilah warna blog ini.
[pak bon]
Sabtu, 31 Oktober 2009
Gado-gado rujak uleg
Banyak makanan tidak seperti gado2, yang begitu dapat begitu digemari tidak saja di desa tapi juga di kota. Dan, begitu pindah ke kota, makna kata gado2 pun telah berubah. Klo di desa makna kata "gado" itu berarti lauk tanpa nasi atau makan lauk saja. Karena memang bahan dasar gado2 itu sayur dan pengganti nasinya mungkin kentang itu sendiri, sehingga meskipun tanpa nasi sudah cukup mengenyangkan. Sementara, begitu di Jakarta kata gado-gado telah terdistorsi menjadi bermakna "campuran", campuran sayur yang diolah....
Dalam tataran sosikultural kita, mungkinkah gado-gado merupakan sindiran bagi kita. Apakah begitu kita menginjakkan kaki dan menjadi warga kota, makna kekitaan kita telah berubah?
Dan satu lagi sejenis makanan kesukaan hampir semua orang, rujak uleg, meskipun variasi dan derifatnya sangat banyak, ada rujak buah, rujak petis, rujak cingur dan sebagainya...tapi begitu kata "rujak" terdengar ditelinga kita, pasti memberi makna yang hampir sama, pertama pedasnya, kedua bumbunya, dan semangatnya....serta ada kebersamaan disana. Masih ingat dulu kalo mau akrab-akraban bahkan urusan "sir-siran" tidak jauh urusannya dengan "rujakan". Ayo kita tumbuhkan semangat rujakan...
Dalam tataran sosikultural kita, mungkinkah gado-gado merupakan sindiran bagi kita. Apakah begitu kita menginjakkan kaki dan menjadi warga kota, makna kekitaan kita telah berubah?
Dan satu lagi sejenis makanan kesukaan hampir semua orang, rujak uleg, meskipun variasi dan derifatnya sangat banyak, ada rujak buah, rujak petis, rujak cingur dan sebagainya...tapi begitu kata "rujak" terdengar ditelinga kita, pasti memberi makna yang hampir sama, pertama pedasnya, kedua bumbunya, dan semangatnya....serta ada kebersamaan disana. Masih ingat dulu kalo mau akrab-akraban bahkan urusan "sir-siran" tidak jauh urusannya dengan "rujakan". Ayo kita tumbuhkan semangat rujakan...
Selasa, 13 Oktober 2009
Buah Sirsak, Pembunuh Kanker
Soursop, buah dari pohon Graviola adalah pembunuh alami sel kanker yang ajaib dengan 10.000 kali lebih kuat dari pada terapi kemo.
Tapi kenapa kita t id ak tahu?
Karena salah satu perusahaan Dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini se-rapat2nya, mereka ingin agar dana riset yang dikeluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon Graviola Sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya djual kepasar Dunia.
Memprihatinkan, beberapa orang meninggal sia2, mengenaskan, karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat2 rahasia keajaiban pohon Graviola ini.
Pohonnya rendah, di Brazil dinamai “Graviolaâ€, di Spanyol “Guanabana†bahasa Inggrisnya “Soursopâ€. Di Indonesia, ya buah Sirsak.Buahnya agak besar, kulitnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis2 kecut/asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau dibuat jus.
Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effek anti tumor/kanker yang sangat kuat,dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker.Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri,anti jamur (fungi), effektive melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali sistim syaraf yang kurang baik.
Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Sciences Institute bagi orang2 Amerika adalah Institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini.Fakta yang mencengangkan adalah: Jauh dipedalaman hutan Amazon, tumbuh “pohon ajaibâ€, yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan h id up. T id ak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa2 yang akan datang.
Riset membuktikan “pohon ajaib†dan buahnya ini bisa :
- Menyerang sel kanker dengan aman dan effektive secara alami, TANPA rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
- Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
- Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan.
- Energi meningkat dan penampilan phisik membaik.
Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika.Buah Graviola di-test di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya. Hasil Test dari ekstrak (sari) buah ini adalah :
- Secara effektive memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 type kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payu Dara, Prostat, Paru2, dan Pankreas.
- Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo yang biasa digunakan!
- T id ak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selective hanya memburu dan membunuh sel2 jahat dan TIDAK membahayakan/ membunuh sel2 sehat!
Riset telah dilakukan secara ekstensive pada pohon “ajaib†ini, selama bertahun-tahun tapi kenapa kita t id ak tahu apa2 mengenai hal ini? Jawabnya adalah : Begitu mudah kesehatan kita, keh id upan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan!
Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini. Ternyata beberapa bagian dari pohon ini : kulit kayu,akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika Selatan untuk menyembuhkan : sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan rematik. Dengan bukti2 ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan Dana dan Sumber Daya Manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker!
Tapi… kisah Graviola hampir berakhir disini. Kenapa?
Dibawah Undang2 Federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG / TIDAK BISA dipatentkan.
Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk membuat sinthesa/kloning dari Graviola ini agar bisa dipatentkan sehingga dana yang dikeluarkan untuk Riset dan Aneka Test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar.Tapi usaha ini t id ak berhasil.Graviola t id ak bisa di-kloning.Perusaha an gigit jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk Riset dan Aneka Test.
Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan besar ber-angsur2 memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk TIDAK mempublikasikan hasil riset ini.
Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan dari Team Riset t id ak tega melihat kekejaman ini terjadi.Dengan mengorbankan karirnya,dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengumpulkan bahan2 alami dari hutan Amazon untuk pembuatan obat.
Ketika para pakar riset dari Health Sciences Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang effektive.
The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel2 jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan t id ak dipublikasikan.
Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang dilakukan oleh 20 Laboratorium Independence yang berbeda.
Suatu studi yang dipublikasikan oleh the Journal of Natural Products menyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yang terkandung d id alam Graviola,mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo!
Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah: Graviola bisa menyeleksi memillih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat t id ak tersentuh/terganggu . Graviola t id ak seperti terapi kemo yang t id ak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel2 reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh Terapi Kemo, sehingga timbul effek negative: rasa mual dan rambut rontok.
Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara effektive, terutama sel kanker: Prostat, Pankreas, dan Paru2.
Setelah selama kurang lebih 7 tahun t id ak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari Lembaga2 tsb.diatas.
Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budi dayakan dan dipanen oleh orang2 pribumi Brazil , kini bisa diperoleh di Amerika.
Kisah lengkap tentang Graviola, dimana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat dijumpai dalam Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mother’s milk, sebagai free special bonus terbitan Health Sciences Institute.
Sekarang anda tahu manfaat buah sirsak yang luar biasa ini. Rasanya manis2 kecut menyegarkan. Buah alami 100% tanpa efek samping apapun.Sebar luaskan kabar baik ini kepada keluarga, saudara, sahabat,dan teman yang anda kasihi
So, since you know it now you can help a friend in need by letting him know or just drink some sour sop juice yourself as prevention from time to time. The taste is not bad after all. It's completely natural and definitely has no s id e effects. If you have the space, plant one in your garden.
The other parts of the tree are also useful.
The next time you have a fruit juice, ask for a sour sop.
Tapi kenapa kita t id ak tahu?
Karena salah satu perusahaan Dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini se-rapat2nya, mereka ingin agar dana riset yang dikeluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon Graviola Sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya djual kepasar Dunia.
Memprihatinkan, beberapa orang meninggal sia2, mengenaskan, karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat2 rahasia keajaiban pohon Graviola ini.
Pohonnya rendah, di Brazil dinamai “Graviolaâ€, di Spanyol “Guanabana†bahasa Inggrisnya “Soursopâ€. Di Indonesia, ya buah Sirsak.Buahnya agak besar, kulitnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis2 kecut/asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau dibuat jus.
Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effek anti tumor/kanker yang sangat kuat,dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker.Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri,anti jamur (fungi), effektive melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali sistim syaraf yang kurang baik.
Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Sciences Institute bagi orang2 Amerika adalah Institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini.Fakta yang mencengangkan adalah: Jauh dipedalaman hutan Amazon, tumbuh “pohon ajaibâ€, yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan h id up. T id ak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa2 yang akan datang.
Riset membuktikan “pohon ajaib†dan buahnya ini bisa :
- Menyerang sel kanker dengan aman dan effektive secara alami, TANPA rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
- Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
- Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan.
- Energi meningkat dan penampilan phisik membaik.
Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika.Buah Graviola di-test di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya. Hasil Test dari ekstrak (sari) buah ini adalah :
- Secara effektive memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 type kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payu Dara, Prostat, Paru2, dan Pankreas.
- Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo yang biasa digunakan!
- T id ak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selective hanya memburu dan membunuh sel2 jahat dan TIDAK membahayakan/ membunuh sel2 sehat!
Riset telah dilakukan secara ekstensive pada pohon “ajaib†ini, selama bertahun-tahun tapi kenapa kita t id ak tahu apa2 mengenai hal ini? Jawabnya adalah : Begitu mudah kesehatan kita, keh id upan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan!
Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini. Ternyata beberapa bagian dari pohon ini : kulit kayu,akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika Selatan untuk menyembuhkan : sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan rematik. Dengan bukti2 ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan Dana dan Sumber Daya Manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker!
Tapi… kisah Graviola hampir berakhir disini. Kenapa?
Dibawah Undang2 Federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG / TIDAK BISA dipatentkan.
Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk membuat sinthesa/kloning dari Graviola ini agar bisa dipatentkan sehingga dana yang dikeluarkan untuk Riset dan Aneka Test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar.Tapi usaha ini t id ak berhasil.Graviola t id ak bisa di-kloning.Perusaha an gigit jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk Riset dan Aneka Test.
Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan besar ber-angsur2 memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk TIDAK mempublikasikan hasil riset ini.
Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan dari Team Riset t id ak tega melihat kekejaman ini terjadi.Dengan mengorbankan karirnya,dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengumpulkan bahan2 alami dari hutan Amazon untuk pembuatan obat.
Ketika para pakar riset dari Health Sciences Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang effektive.
The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel2 jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan t id ak dipublikasikan.
Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang dilakukan oleh 20 Laboratorium Independence yang berbeda.
Suatu studi yang dipublikasikan oleh the Journal of Natural Products menyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yang terkandung d id alam Graviola,mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo!
Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah: Graviola bisa menyeleksi memillih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat t id ak tersentuh/terganggu . Graviola t id ak seperti terapi kemo yang t id ak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel2 reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh Terapi Kemo, sehingga timbul effek negative: rasa mual dan rambut rontok.
Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara effektive, terutama sel kanker: Prostat, Pankreas, dan Paru2.
Setelah selama kurang lebih 7 tahun t id ak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari Lembaga2 tsb.diatas.
Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budi dayakan dan dipanen oleh orang2 pribumi Brazil , kini bisa diperoleh di Amerika.
Kisah lengkap tentang Graviola, dimana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat dijumpai dalam Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mother’s milk, sebagai free special bonus terbitan Health Sciences Institute.
Sekarang anda tahu manfaat buah sirsak yang luar biasa ini. Rasanya manis2 kecut menyegarkan. Buah alami 100% tanpa efek samping apapun.Sebar luaskan kabar baik ini kepada keluarga, saudara, sahabat,dan teman yang anda kasihi
So, since you know it now you can help a friend in need by letting him know or just drink some sour sop juice yourself as prevention from time to time. The taste is not bad after all. It's completely natural and definitely has no s id e effects. If you have the space, plant one in your garden.
The other parts of the tree are also useful.
The next time you have a fruit juice, ask for a sour sop.
Sabtu, 10 Oktober 2009
Sepi mampring . . . .
Dear Pak Bon cs,
Piye iki... koq sepi mampring blog-e...
Sibuk khabeh toh....weleh-weleh... hayooo...maenkan rek....
Loewaxs,
Piye iki... koq sepi mampring blog-e...
Sibuk khabeh toh....weleh-weleh... hayooo...maenkan rek....
Loewaxs,
Rabu, 16 September 2009
Minal 'aidin wal-faizin, mohon maaf lahir dan bathin

Sejalan dengan mulai berlalunya Ramadhan
Kemenangan akan kita gapai, segera
Haus dahaga seolah sirna
Karena memang sarana menuju taqwa
Penhujung yang menguji
Dalam i'tikaf sunyi malam
Sambut fadilah lailatul qodri
Malam, yang lebih baik dari seribu bulan
Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa
Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu
Hidup ini indah jika segala karena atas nama-Nya
Sepuluh jari jabat 'kan diri
Seharum melati rasa di hati
Kata dikirim pengganti hadirnya diri
Sebagai jalan maaf setulus hati
Kami blog alumni 89 menghaturkan
Selamat ber-Hari Raya Idul Fitri
Taqobalallahu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan bathin
Pengelola dan kontributor
Sabtu, 05 September 2009
Ketemu Konco Lawas ( soko Alas )


Ceritanya kmaren kebetulan dapat tugas ke Dumai via Pekanbaru...
Agak lupa lupa ingat (maklum wis tuwo) Cak Eko pernah cerita klo sobat kita Anang tinggalnya di Pekanbaru-Riau, lalu aku coba kontak HP-nya.. eh ternyata no HPnya buanyyaak... tapi ga ada yg OL. Akhirnya aku make sure ke Eko bener ga klo Anang ada di sono dan skalian minta No HP-nya ke Cak Eko karena dia yang sering kontak.
Kemudian aku kirim SMS ke Anang (kata cak Eko Anang bisanya di SMS doank.. telp ga bisa soalnya posisinya di hutan) ngasih tau klo aku mo ke Dumai dan berharap bisa ketemuan. Gayung bersambut, kalo aku dah sampe Dumai Anang mo nyusul kesana meskipun saat itu dia lagi ada di Hutan - Siak dan perjalanan ke Dumai dari Siak butuh waktu 3 jam (salut buat Anang).
Pas dalam perjalanan dari Pekanbaru ke Dumai ( 5 jam) aku dapat info dari Yu Wiwin klo sobat kita Cak Zainul juga ada di Pekanbaru. Dari no HP yang dikasih Yu Wiwin , aku coba SMS ke Cak Zainul buat ngucapin salam jumpa... eh ternyata dia masih inget juga malah dia seneng karena sekarang posturnya mirip ma aku (sama-sama gundul katanya.. weleh-weleh..) - ternyata dia udah sempet liat foto Put2 Golf-. Ngga menunggu lama langsung aku telp Cak Zainul and ngobrol ngalor ngidul... ternyata dia udah 1 1/2 tahun ada di Pekanbaru dan lucunya selama ini dia ga tau kalo Anang juga berdomisili di Pekanbaru. Anang juga ga tau.
Akhirnya aku kasih mereka berdua no HP masing2 agar bisa saling kontak.. (Mungkin inilah salah satu manfaat dari silaturahmi yang telah kita bangun secara intens belakangan ini...smoga smakin mempererat hubungan kita smua fren).
Ada cerita lucu..
Si Anang ngasih tau kalo udah di Dumai ntar buka puasa di Waroeng Padang Pak Datuk. Disana katanya jualan sate dan sop daging rusa..wah langsung ngiler aku ngebayanginnya.. Berhubung perjalanan ke Dumai jauh dan baru nyampe jam 8 malam terpaksa keinginan makan daging rusa ditunda dulu. Besoknya setelah urusan kantor slesai aku cerita ke rekanan bisnis klo ada warung padang jualan daging rusa.. dia tertarik juga..akhirnya kita sepakat Buber disono. Sesampai di warung itu aku nanya ke penjualnya.. "pak disini ada daging rusa kan? (setengah maksa hehehe).." Penjualnya terbengong2 sampe aku ulang lagi pertanyaanku. akhirnya dia jawab " Wah pak udah lama ga jualan lagi.. soalnya sekarang rusanya kenceng2 larinya" sambil cengar-cengir ... (Gubraaaaakkk..) Tamuku ketawa ngakak, buat nutupin malu aku jawab aja skalian " oh iya ya... rusanya (kijang) udah diganti ma Inova ya pak.."
(Pas ketemu ma Anang aku komplain masalah ini... ga taunya dia beli disitu tahun 96-an.. ampuuunn..)
Akhirnya aku ketemu ma Anang bukannya di Dumai tapi di Pekanbaru.. (setelah aku balik dari Dumai). Sebetulnya dia belum waktunya pulang ke Pekanbaru karena masih banyak kerjaan di Hutan tapi berhubung pengen ketemu maka dia bela2in balik ke Pekanbaru pake travel (You always be one of my best friends.. hiks)
Mumpung di Pekanbaru maka aku sempetin sekalian maen ke rumah Anang walo cuman sebentar..akhirnya kita b2 ngobrol ngalor ngidul, ketawa2, bernostalgila... anang ternyata juga bawa foto2 jadul waktu kita masih kuliah n waktu kunjungan di SMA dulu (KPMK)..Ternyata dari foto2 itu terlihat klo sekarang kita sekalian sudah banyak mengalami perkembangan yang pesat (baik itu perut, kepala, rambut dll) hahahaha.....
Dari obrolan itu akhirnya terkuak juga knapa anang punya banyak no HP, ternyata HPnya sering ilang karena dia sering lupa naruhnya!!!
Jumat, 04 September 2009
Dian Wulandari dan Suyati : Antara Info Rahasia dan Terbuka
Melakukan pencarian data dan informasi keberadaan temen-temen disamping dibutuhkan sikap telaten dan kreatif serta pantang menyerah, tentunya sepanjang ada waktu luang disela kesibukan kita. Disamping itu, kita perlu menggali memori kita atas temen yang akan kita cari, khususnya nama jalan, nama desa tempat tinggal waktu dulu, dan apapun informasi yang dapat kita anggap sebagai bahan untuk mencari di jagad maya [khususnya via internet]. Dan, faktor terakhir adalah keberuntungan atau lucky....
Dan, beberapa minggu yang lalu cak Eko mengirim email tentang update temen2 alumni. Diantara daftar nama ada, Dian Wulandari [di SMP temen satu kelas]. Dia kalau ke sekolah naik sepeda onthel [biasa disebut sepeda unto], dan temen2 sering nggoda dia [aku nggak termasuk ya...ngelak dan ngeles], dengan cara kalau pas dia jalan pake sepedanya kita gandoli dari belakang rame2. sehingga dia gak bisa jalan dan juga gak bisa turun [lha wong sepedanya emang tinggi]. Dulu, seingetku tinggal di Muneng Kulon, Purwoasri, Kediri, kita pernah rame2 kesana rujakan pencit. Berdasarkan data secuil itu, aku mencoba mencari dan mencari....... [bahkan dengan cara yang sangat rahasia]. Akhirnya aku dapatkan data si Dian ini., termasuk nomor HPnya Namun aku tidak percaya begitu saja dengan data yang aku peroleh, aku liat data tempat dan tanggal berikut tahun lahirnya [ancer-ancer-nya paling 1970], dan alamat domisilinya.... ternyata klop.
Setelah itu, aku mau lakukan eksekusi, cuma bingung mau aku SMS atau telpon langsung, karena waktu menunjukkan pukul 9.35 WIB, klo pun ada paling dia kerja, takut mengganggu dan dianggap telpon nyasar. Niat awal aku ketik SMS dan menanyakan bener nggak ini nomornya Dian, tapi sejenak kemudian aku berobah fikiran, aku akan telpon langsung aja. Supaya bisa merasakan deg deg jreng-nya ama temen yang sudah 20 tahun gak pernah ketemu.. hehe.
Karena ini memang tidak akan aku ceritakan kepada temen-temen bahkan Dian sendiri, karena menyangkut ilmu investigasi CIA [Cara Investigasi Asal-asalan] hahaha..... Dan, setelah 7 menit, pembicaraan ditutup karena dia sedang buru-buru berangkat menuju tempat kerja.
Yang jelas suara Dian gak banyak berubah, rada-rada bindeng halus - merdu kayak penyanyi dangdut. Dan katanya dia masih bekerja di Hotel Sangri La Surabaya, di Mayjen Sungkono. Sejatinya, di akhir tahun 2007 aku pernah rapat tentang penilaian properti di Hotel itu selama 2 hari, akan tetapi, karena tidak tahu ada kawan disitu ya...ya...ya.
Selanjutnya, tanpa sengaja, diilhami banyaknya temen-temen yang mengabdikan diri pada jalur kependidikan, khususnya berprofesi sebagai pengajar, maka aku fokuskan juga browsing di data tentang para "pahlawan tanpa tanda jasa" ini. Diantaranya memang ada beberapa temen yang terdeteksi, seperti Kristin Ratnawati [sang guru dan penari], Giyarsono, Suyati, dan ada beberapa lagi tapi aku lupa tidak menyimpan situsnya. Daftar yang disampaikan cak eko, ternyata kontak person Kristin sudah ada, Giyarsono belum ada tapi bisa kontak ke SMA Tanjung Anom dan Suyati guru SMPN 2 Tembelang Jombang. Cuma aku benar-benar gak inget dan dulu di klas apa Mrs. Suyati ini? Mau infonya lebih jauh, klik situs ini: http://tinyurl.com/kvvpwg
Memang, kalau melihat alamat domisinya sih deket dengan Anang Subekti, di Bandar Kedung Mulyo. Jadi meskipun informasi ini terbuka tapi masih dibutuhkan satu-dua langkah lagi, cari no telpon instansinya dan kontak ke instansi mereka. Semoga terus ada elan vital daya hidup untuk terus menambah informasi dan kontak temen-temen kita yang nun jauh disana - sedang memberikan karya terbaiknya buat keluarga dan negeri ini. Moga.
Dan, beberapa minggu yang lalu cak Eko mengirim email tentang update temen2 alumni. Diantara daftar nama ada, Dian Wulandari [di SMP temen satu kelas]. Dia kalau ke sekolah naik sepeda onthel [biasa disebut sepeda unto], dan temen2 sering nggoda dia [aku nggak termasuk ya...ngelak dan ngeles], dengan cara kalau pas dia jalan pake sepedanya kita gandoli dari belakang rame2. sehingga dia gak bisa jalan dan juga gak bisa turun [lha wong sepedanya emang tinggi]. Dulu, seingetku tinggal di Muneng Kulon, Purwoasri, Kediri, kita pernah rame2 kesana rujakan pencit. Berdasarkan data secuil itu, aku mencoba mencari dan mencari....... [bahkan dengan cara yang sangat rahasia]. Akhirnya aku dapatkan data si Dian ini., termasuk nomor HPnya Namun aku tidak percaya begitu saja dengan data yang aku peroleh, aku liat data tempat dan tanggal berikut tahun lahirnya [ancer-ancer-nya paling 1970], dan alamat domisilinya.... ternyata klop.
Setelah itu, aku mau lakukan eksekusi, cuma bingung mau aku SMS atau telpon langsung, karena waktu menunjukkan pukul 9.35 WIB, klo pun ada paling dia kerja, takut mengganggu dan dianggap telpon nyasar. Niat awal aku ketik SMS dan menanyakan bener nggak ini nomornya Dian, tapi sejenak kemudian aku berobah fikiran, aku akan telpon langsung aja. Supaya bisa merasakan deg deg jreng-nya ama temen yang sudah 20 tahun gak pernah ketemu.. hehe.
Dan sepuluh menit kemudian aku telpon dia, ada jawaban dari sana,"Hallo, siapa ini".
Aku malahan balik bertanya, "Bener ini Dian Wulandari, alumni SMA Kertosono".
Dia menjawab, "Ya, Bener".
Aku teruskan, "Ada undangan reuni SMA tanggal 24 Agustus...."
Dian, "Ini, siapa ya"
Aku ampe lupa kasih info, "Aku Slamet Bagio, yan......"
Agak histeris dia menyela, "Halah...Piye kabarmu. Lho, aku gak ngerti....."
Aku emang salah ngasih infonya, " Oh, yo kliru, tanggal 24 September....."
Dian bertanya dengan penasaran, "Kok ngerti no HP iki teko endi...."
Aku hanya bisa bilang, "Rahasia....".
Karena ini memang tidak akan aku ceritakan kepada temen-temen bahkan Dian sendiri, karena menyangkut ilmu investigasi CIA [Cara Investigasi Asal-asalan] hahaha..... Dan, setelah 7 menit, pembicaraan ditutup karena dia sedang buru-buru berangkat menuju tempat kerja.
Yang jelas suara Dian gak banyak berubah, rada-rada bindeng halus - merdu kayak penyanyi dangdut. Dan katanya dia masih bekerja di Hotel Sangri La Surabaya, di Mayjen Sungkono. Sejatinya, di akhir tahun 2007 aku pernah rapat tentang penilaian properti di Hotel itu selama 2 hari, akan tetapi, karena tidak tahu ada kawan disitu ya...ya...ya.
Selanjutnya, tanpa sengaja, diilhami banyaknya temen-temen yang mengabdikan diri pada jalur kependidikan, khususnya berprofesi sebagai pengajar, maka aku fokuskan juga browsing di data tentang para "pahlawan tanpa tanda jasa" ini. Diantaranya memang ada beberapa temen yang terdeteksi, seperti Kristin Ratnawati [sang guru dan penari], Giyarsono, Suyati, dan ada beberapa lagi tapi aku lupa tidak menyimpan situsnya. Daftar yang disampaikan cak eko, ternyata kontak person Kristin sudah ada, Giyarsono belum ada tapi bisa kontak ke SMA Tanjung Anom dan Suyati guru SMPN 2 Tembelang Jombang. Cuma aku benar-benar gak inget dan dulu di klas apa Mrs. Suyati ini? Mau infonya lebih jauh, klik situs ini: http://tinyurl.com/kvvpwg
Memang, kalau melihat alamat domisinya sih deket dengan Anang Subekti, di Bandar Kedung Mulyo. Jadi meskipun informasi ini terbuka tapi masih dibutuhkan satu-dua langkah lagi, cari no telpon instansinya dan kontak ke instansi mereka. Semoga terus ada elan vital daya hidup untuk terus menambah informasi dan kontak temen-temen kita yang nun jauh disana - sedang memberikan karya terbaiknya buat keluarga dan negeri ini. Moga.
Langganan:
Postingan (Atom)