Selasa, 30 Juni 2009

Suzanna : "Dimanakah dirimu Noer!"

Dicari sohib alumni "sebangku" sama Suzanna : dokter Noer Hidayati. Dimanakah dirimu? Adakah temen-temen yang tahu?

Noer Hidayati juga alumnus Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo....

Bagi temen, saudara, sohib, orang biasa, yang peduli, mohon..dicarikan kabar tentang beliau ya...

Oya ada tambahan permintaan dari Mas Eko : Bu Anis Pujiastuti, dimana juga beliau ini?

Aku juga nyari ah: Bagaimana kabar panjenengan Ibu Guru Anik? Masih di Jombang?

[sb]

Kabar Tentang Dini di Probolinggo

Tidak disangka-sangka kemarin lusa aku dapet sms dari temen kita yang jauh di ujung timur Jawa, begini sms-nya;

Sugeng siang, Bos. Mo laporan: ada temen SMA sing pengin kontak. Mo tekok kabar kabare Panjenegan... He he he. Met, Dek Rema sampeyan ? Cak'en reng medure..
Aku bingung siapa ni ya. klo liat bahasa yang digunakan kayak jawa plus madura. Lha adikku iparku juga dari Pamekasan. Akan tetapi [nggaya kayak Timbul] ditilik dari bahasanya yang mempertanyakan siapa dia, pasti sohib lama nih kayaknya. Dengan ragu kujawab:

Sinten meniko nggih?
Trus dijawab dari nun jauh disana:

Oh inggih kesupen, Bos. Perkenalkan asma : Yustina Suhandini Tj. Tempat Tanggal lahir : sby, 24 April...Cekap? Met. aku Dini.
Memang sengaja nggak aku telpon [sorry ya din...] karena aku mau nulis ini. Dengan SMS kan ada tuh jejak rekam temen kita yang satu ini. Kenapa demikian, karena pertama, aku biasanya pelupa banget untuk mengingat kata-kata dan alasan kedua, karena biasanya si Dini ini kalau ngobrol atau ngomong banyak muncul kata-kata atau kalimat yang 'diluar dugaan'alias 'ceplas-ceplos'. Dan, orangnya selalu ceria, penuh semangat. Sehingga pernah sebagai komandan peleton [karena suaramu lantang sih] , ketua Kelas, bahkan Ketua Panitia Gema Citra Seni..... Nggak papa ya Din.. aku lanjutkan. Dan temen2 bisa ngikuti pembicaraan tanpa ucap ini. Lalu aku jawab dan selanjutnya :

Weleh2 nduk endi saiki?

Nduk ngenduk... He -eh. Hua hahahaha. Ketemu wong Kertososno maneh. Probolinggo Tuan. Kapan ngaudit ning Pabrikku? [disensor krn sebuah nama perusahaan], Le....

Aku di bekasi. Emailku [disensor] atau [disensor lagi], nek gak yo fesbukan ae, ayo. kene ono elly, kohar, wiwin, deny, eko, eni...

Iyo... beres. Aku barusan gabung. Sibuk yo... Aku dah kontak eko, meme, deni n rahma, H.i. aku remember with you, Tole... miss you.

He He... wah, Bu manajer opo dirut..

Yah... Aku cuman buruh pabrik kok, Met. Ning nggonku kene manajere umure seket menduwur... so tunggu umur baru dadi mng he he. Cerita dong tentang Slamet.. Please.

Aku tinggal di jkt, anak 1, laki2, 4 th, istri 1, ko blitar...Tambah [disensor krn menyangkut aset] ae ha ha...

Bener nich! wah.... Nggawe penasaran wae... Face bookmu pake jeneng sopo? Eh...Wis ojo tambah wife maneh yo... Yen adik'e cak bagus yo ditambah to! he he he he... aku meri!

Slamet bagio, itulah namaku..

Ooh, okay ntik malem tak delok..., by the way, met kerja lagi dah. aku sueneng slamet seperti yang dulu. Cool, smart, [sensor] of course. Bye..bye..Boy.

Tiba2...aku punya sayap... ojo dielem.. ga kuat..hehe.

Dan memang aku add friend di fesbuk ke Dini.... Sohib kadang datang dan pergi, bahkan kita cari. Demikian cerita pertemuan kembali meski lewat media tanpa ucap, tapi sungguh suatu yang patut diberi hormat. Hormat grakkkk!! [pura-pura niru gayanya dini]..

Ayo anggota alumni atau yang pernah di SMAN Kertosono podo mlebu...

[sb]


Jumat, 08 Mei 2009

Kuliner Kertosono

Kota Kertosono, yang merupakan kota persimpangan dan banyak pengaruh baik dari wilayah brang wetan maupun Brang kulon, segi bahasa, budaya, makanan, dan jajanan... untuk menjelajahi wisata kuliner tosono, ada beberapa referensi yang dapat kita sebutkan :
SOTO DOK jero pasar tosono, ini bukan soto "dog" tapi soto madura tapi karena klo habis 'ngecruti' kecap botolnya dibanting dang bunyi " duoook" jadi terkenal soto dok... lumayan enak dan menyegarkan. Cuma jangan liat susur-nya yang jual ato 'dubang' idu abang (hasil kunyakan rempah2 dan sirih) yang jaul lho... jadi gimana gitu.
SEGO TUMPANG Pak JAN (alm), dekat lampu merah ek Kantor Kecamatan, deket rumahnya wiwin (Retno windari juga Sri windari pudjiastuti), jualannya malem hari. Sekarang ada dua, yang dulunya pembantunya pak juga buka Sego Tumpang disebelahnya... Ada juga Sego tumpang kidul rel, sego tumpang depan pasar.....
BUBUR-DAWET CAMPUR tengah pasar...ini uenak lho...macem bubur campur atu mau bubur aja ditanggung pasti ...mak sruput...
BAKSO SOLO deket rumahnya rahma deni....siiip...
RUJAK CINGUR deket SMAN 1 Tosono....ada yang depan Koramil Tosono ada es blewahe... juga siiip...
SATE-GULE tembarak lor, deket rumahnya purnawan budi...
SATE MADURA bang jo SMPN 1 tosono....

karena wis suwe gak muleh yo rodo lali dimana lagi yo... mungkin temen2 bisa crita

[pak bon]

Selasa, 07 April 2009

Bencana Menimpa Hanggar -nya Cak Eko

setelah dikonfirmasi ke mas eko ternyata yang bersangkutan sehat walafiat.... kita kawatir lho atas jatuhnya pesawat fokker 27 milik TNI AU...

[slamet bagio]

Senin, 16 Maret 2009

Lagi hunting temen kita , Wahyu Pito Supeni

secara kebetulan ada tesis judulnya "Kinerja petugas dalam program penganggulangan TB paru puskesmas dan hubungannya dengan faktor individu faktor psikologis dan faktor organisasi di Kab.Sukabumi th.2001" oleh : Supeni, Wahyu Pito... Program pasca sarjana UI, Depok...

melihat susunan namanya kok kayak kenal..itu kan temen kita sma ya...

klo melihat judulnya Kab. Sukabumi kayaknya ni temen kerjanya ya nggak jauh dari situ...

tadi dah hub kang mamik, katanya dia ada kontak person... mau dikirim tapi belum juga nih... siapa tahu ada yang dapat info ni temen...

[pak bon]

Senin, 02 Maret 2009

Inilah Sejarah SMAN 1 Kertosono.....


SEJARAH SINGKAT SMA NEGERI I KERTOSONO

Didorong keinginan dan tekat yang kuat untuk meningkatkan pengetahuan, dan pendidikan yang lebih tinggi, masyarakat Kertososono dan sekitarnya pada masa sebelum tahun 1964 rela berjalan kaki, atau bagi anak orang kaya naik sepeda pancal atau kos di luar Kertosono untuk melanjutkan pendidikan di tingkat menengah atas. Kenyataan tersebut tidak hanya membatasi semangat dan tekat mereka untuk mengembangkan diri dan meningkatkan sumber daya manausia, namun bagi sebagian mereka yang telah mendapat kesempatan juga merupakan pemborosan, baik dari segi waktu, tenaga dan beaya.

Keadaan seperti ini sangat memperhatinkan beberapa tokoh masyarakat Kertosono karena hanya sebagian kecil masyarakat yang dapat melanjutkan. Terbentur biaya dan waktu karena harus bersekolah di luar Kertosono, seperti di Jombang, Kediri atau Nganjuk kota tidak sedikit di antara mereka akhirnya hanya bisa memendam keinginan untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Berangkat dari tekad dan semangat masyarakat Kertosono akan kebutuhan lembaga pendidikan menengah atas sebagai wahana untuk meningkatkan sumber daya manusia, dan didorong kepedulian beberapa tokoh masyarakat yang dimotori oleh Mas Margono (Pembantu Bupati Kepala Daerah Nganjuk di Kertosono), Mohcamad Fadil (Pengurus PN Garam di Kertosono), Mas Soetojo (Pemeriksa Pendidikan Masyarakat di Kertosono), dan Mochamad Sofchan(Pedagang) pada tahun 1964 berdirilah sebuah yayasan yang bergerak dalam dunia pendidikan, yaitu Yayasan Pendidikan Lanjutan Atas Kertosono dengan akta notaris Mudjiono di Kediri 16 Juni 1964.

Yayasan Pendidikan Lanjutan Atas Kertosono pada saat itu juga mendirikan sebuah sekolah menengah atas di Kertosono yang dikenal dengan nama SMA YPK Kertosono. Berdirinya SMA YPK sangat membanggakan masyarkat Kertosono dan sekitarnya. sehingga perkembangannya sangat cepat. Dalam waktu yang tidak terlalu lama banyak masyarakat yang menghendaki dibukanya sekolah kejuruan tingkat atas .

Untuk menjawab semangat dan tuntutan masyarakat akan kebutuhan pendidikan dan pengetahuan serta keterampilan di bidang ekonomi dan perkantoran tepatnya pada tahun 1969 Yayasan Pendidikan Lanjutan Atas Kertosono membuka sekolah Menengah Ekonomi Atas atau SEMEA YPK yang juga menempati gedung SMA YPK pada sore harinya. Adanya SMA dan SMEA YPK yang merupakan sekolah swasta, nampaknya belum membuat puas masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat Kertosono. Merelka menginginkan mememiliki sekolah negeri di Kertosono. Maka berdasarkan Surat Penyerahan Nomor YPK 01/A/V/1975 tanggal 6 Maret 1975, Bapak Slamet selaku Pembantu Bupati Kepala Daerah Tingkat II Nganjuk di Kertosono bertindak atas nama Pengurus Yayasan Pendidikan Lanjutan Atas Kertosono menyerahkan bangunan gedung dan isinya kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada saat itu Bapak Prof Dr. Syarif Thayeb sebagai wakil dari pemerintah pusat.

Sejak saat itu itulah SMA YPK Kertosono berubah status menjadi SMA N egeri Kertosono. Yang semula SMA Negeri I Kertosono hanya memiliki 3 kelas dengan rata-rata setiap kelas 40 anak sekarang telah berkembang pesat nejadi 24 kelas, yakni kelas X delapan kelas, kelas XI delapan kelas, dan kelas XII juga delapan kelas. Demikian juga tenaga guru dan karyawan yang ada. Pada saat berdiri guru dan karyawannya berstatus sebagai guru dan karyawan swasta. Berkat kegigihan salah seorang karyawan pada waktu itu, yaitu Bapak Sasmito memeprjuangkan status kepegawai di Departermen Pendidikan Jakarta, akhirnya banyak karyawan dan guru yang bersatatus PNS. SMA Negeri Kertosono pada tahun 2009 ini genap berusia 45 tahun.

Dalam usia yang ke-45 ini SMA Negeri Kertosono telah mengalami pergantian pemimpin sekolah, yakni: 1. Soedirman, B.A. ( 13 Juli 1968 s.d. 1 November 1978). 2. Drs. Rochadi (1 Nopember 1978 s.d. 1 September 1983). 3. Drs. Hari Soejono (1 September 1983 s.d. 26 Juni 1989). 4. Nangin, B.A. (26 Juni 1989 s.d. 1 April 1991). 5. Moch. Ichsan, B.A. (1 April 1991 s.d. 28 September 1994). 6. Sanoesi Boedhi Soesanto, B.A. (28 September 1994 s.d. 6 April 1999). 7. Drs. Soejoto (6 April 1999 s.d. 8 Juni 2001). 8. Drs. Hadi Moelyono (8 Juni 2001 s.d. 29 Pebruari 2004). 9. Drs. Sunaryo, M.M. (23 Maret 2004). 10. Dr. R. Setyo Haryoso, M. M. (21 Mei 2008 - sekarang). Dan pada pojok kiri atas itulah logo terkini SMAN Kertosono (SMAN Kertosono)..


[pak bon]

Rabu, 25 Februari 2009

Temen2 bisa nulis and posting lho sekarang

Bagi kang deni, cik memey, pakde luwak, and mas eko,,, telah kami persilahkan untuk ikut nulis dan posting di blog, ini, hari ini telah aku undang lho sampeyan2..

selanjutnya mengingat kesemrawutan kegiatan masing2 kita yang mungkin gak bisa dalam satu waktu cathing, dating or...ing-ing yang lain, maka sudah se-yogyanya- bukan se-solo-nya, untuk ikut serta meramaikan blog ini..... ben ketok nek ono nafase..hehe.

komentar temen2 alumnus, kayaknya ok2... en karena justru itulah yang diharapkan menjadi posting-an kita...

minggu kemarin lagi sibuk dines luar kantor, jadi kadang juga.. gak sempat buka blog (nanti hasil reportase kegiatan akan aku muat di blog ini, sampeyan2 juga bisa lho melaporkan kegiatan sampeyan masing2), kan bisa tuker pengalaman ok.

untuk respons temen2 alumnus 89 memberi atensi 3 jempol (klo 4 jempol harus duduk e)...

ok ditunggu posting-mu

[pak bon]

Senin, 02 Februari 2009

Berita Alumni di seputar Jabodetabek-Baser

Dalam posting perdana ini, aku memberitahukan beberapa catatan informasi buat temen-temen alumni '89 yang mungkin belum tahu, dan mungkin aku juga yang kurang up to date beritanya. tapi sebelumnya aku kasih tau bahwa pada awalnya sih aku tanya ke "mbah google" tentang alumni sman kertosono. dari sekian halaman-demi halaman kata "sma kertosono" ada muncul banyak nama yang rata-rata mungkin aku gak kenal, tapi ada satu nama muncul "luwarno" yang meninggalkan no. hp di tulisannya di situs paguyuban perantau nganjuk...

berikutnya, aku browsing lagi, mencari info tentang adenoid (anakku adenoid-nya bengkak), yang muncul diantaranya ibu elly yang anaknya juga sakit, begitu nanya ke "mbah google" lagi, disitulah muncul nama Elly Megawati via face book..

berikutnya, via telepon aku hubungi kang luwak, maka muncul sambung silahturahmi ke rahma, denny, eko, khohar dst...

aku perlu dibuat blog ni, siapa tahu jejaring kita semakin meluas dan dapat meretas temen-temen yang tanpa sengaja atau sengaja mencari informasi tentang alumni '89.

untuk informasi , ini ada beberapa nama dimana mereka bermastautin;
Luwarno (serang), Aldul Khohar (jakarta-bogor), Eko Wahyono (Bandung), Denny Indra-Rahma (Serang), Slamet bagio (Jakarta-Bekasi), Elly Megawati (Jakarta), Komarudin (Pangkalan Bun-Kalteng), Toni (Bantul-Yogyakarta), Anang (Pekanbaru), Fatkur Rosyid ( Majalengka-Jabar), Gondo (surabaya), Harsono (Kediri), Imam Malik (Kertosono), Mamik (tasikmalaya), Retno Wulandari (serang), Retapip Yarukito (solo), lainnya menyusul...

bila temen-temen tahu informasi temen2, tolong sebar silahturahmi ini...

salam alumnus '89

[pak bon]